Warung Bebas

Senin, 11 Juni 2012

Ternyata Tikus Gambia lebih Akurat mendeteksi TBC di banding Mikroskop

Siapa bilang Tikus itu tidak berguna ,siapa bilang tikus adalah hama yang harus dimusnahkan ?!!  ,ya tentu untuk tikus tikus yang kita temui di rumah rumah mereka adalah hama yang harus di musnahkan ,tapi yang kita bicarakan ini bukan tikus biasa melainkan Tikus Afrika lebih tepatnya Tikus Gambia seperti namanya itu dengan nama latin Cricetomys gambianus 



    Tikus Gambia / Telegraph
                                     


seperti di kutip dari  healthylifecarenews  metode yang paling praktis dan murah yang telah dilakukan sejak 100 tahun yang lalu yang menggunakan untuk mendeteksi TBC adalah menggunakan  Mikroskop tapi hal tersebut dianggap tidak akurat dengan risiko kegagalan yang tinggi, karena 60-80 persen dari bakteri tidak terdeteksi oleh metode yang hanya mengandalkan mikroskop ini. Mikroskopi mengharuskan jumlah sputum atau dahak yang cukup untuk menjamin akurasinya.  
 Meskipun demikian, metode ini masih banyak digunakan karena murah, terutama di negara berkembang dengan keterbatasan fasilitas laboratorium.

Baru-baru ini, Prof Alan Poling dari Western Michigan University memperkenalkan metode yang murah namun akurat untuk mendeteksi TBC.  Metode ini memanfaatkan ketajaman indra penciuman tikus Gambia, sejenis tikus raksasa Afrika.Dalam tes laboratorium, tikus yang ukurannya bisa sebesar  kucing ini mampu mendeteksi secara positif keberadaan Mycobacterium tuberculosis dengan sensitivitas 86,6 persen. Ketika diberi dahak yang bebas dari bakteri TBC, reaksi tikus mengidentifikasi hasil negatif dengan akurasi 93 persen.


Tikus ini hidup di wilayah Sub Sahara dengan beratnya yang bisa mencapai hampir 5 kilogram ,mungkin bisa di golongkan sebagai tikus raksasa yang  juga memiliki kemampuan khusus untuk mendeteksi bakteri tuberkulosis  (TBC), yang diyakini lebih akurat dibandingkan pemeriksaan dengan mikroskop.

Penggunaan Tikus Gambia ini tentu lebih murah dari metode yang di lakukan WHO  sekalipun ,WHO menggunakan metode  yang meski  bisa mendeteksi TBC dalam 2 jam, harga alat yang digunakan mencapai US $ 17.000 atau sekitar Rp 153 juta belum termasuk cartridge dahak yang tak kalah mahal.di samping itu Tikus inipun di gunakan untuk Menjinakan Bom

0 komentar em “Ternyata Tikus Gambia lebih Akurat mendeteksi TBC di banding Mikroskop”

Posting Komentar