Warung Bebas

Jumat, 09 November 2012

Sekilas Tentang Vespa dan Piaggio 1943-1956






Piaggio dibangun oleh pemuda berusia 24 tahun bernama Rinaldo Piaggio di 1884 dengan memproduksi kapal mewah, kereta, mesin hingga body truk. Terjadinya Perang Dunia 1 membawa perubahan terhadap aktivitas Piaggio selama beberapa decade. Mereka mulai memproduksi pesawat dan seaplanes alias pesawat yang memiliki kemampuan mendarat di atas air.
Untuk menunjang produksinya, mereka membutuhkan fasilitas produksi yang lebih banyak. Di 1917 Piaggio membangun pabrik baru di Pisa, diikuti oleh pabrik di Pontedera empat tahun berikutnya. Sebelum dan sesudah Perang Dunia II, Piaggio menjadi salah satu produsen pesawat terbaik di Italia sebelum akhirnya pabriknya hancur akibat perang.

Lepas perang berakhir, Putra Rinaldo Piaggio, Enrico dan Armando membangun kembali pabrik di Pontedera yang luluh lantah. Setelah membawa mesin dari pabrik Biella, Enrico kembali memproduksi sebuah produk yang fokus terhadap mobilitas personal. Dia menggunakan sebagian intuisinya untuk mengembangkan kendaraan dengan desain luar biasa berkat tangan dingin insinyur aeronautika, Corradino D’Ascanio. Vespa – yang dalam bahasa Italia berarti Lebah merupakan buah dari determinasi Enrico Piaggio yang bersikeras untuk membuat sebuah produk dengan biaya rendah.

Selama lebih dari 6 dekade mendominasi segmen skuter, Vespa hingga saat ini menjadi contoh unik industri desain yang tidak akan pernah mati. Berkat inovasi baik teknologi maupun desain yang telah dituangkan telah membuat produk Vespa lambat laun berubah dari sebuah produk transportasi menjadi salah satu bagian dari sejarah sosial.

Vespa merupakan simbol dari kreativitas ala Italia yang termashyur di seluruh dunia yang dibuktikan oleh kesuksesan penjualan dari tahun ke tahun. Vespa juga terkenal sebagai salah satu merk yang bernaung di bawah payung Piaggio Group yang bermarkas di Pontedera (Pisa) dan menjadi salah satu pimpinan manufaktur roda dua di dunia.

Piaggio Group secara global memiliki beberapa pabrik, antara lain: Pontedera (Pisa) yang memproduksi merk Piaggio, Vespa dan Gilera; Scorze (Venice) tempat memproduksi Aprilia dan Scarabeo; Mandello del Lario (Lecco) untuk merk Moto Guzzi; Baramati (India) yang memproduksi light-commercial vehicles roda tiga dan empat untuk pasar India; dan Vinh Phuc (Vietnam) tempat pembuatan skuter Vespa untuk pasar lokal dan ASEAN. Rentang produksi Piaggio Group meliputi skuter, sepeda motor dan moped mulai dari kapasitass 50 hingga 1.200 cc yang dijual dibawah merk Piaggio, Vespa, Gilera, Aprilia, Moto Guzzi, Derbi dan Scarabeo. Piaggio Grup juga merupakan manufaktur untuk light commercial vehicles roda tiga dan empat dengan merk Ape, Porter dan Quargo.

1943 MP 5 Paperino / Donal Bebek

Ide untuk membuat sebuah produk untuk konsumsi massa dengan biaya murah telah memacu semangat Enrico Piaggio untuk mempelajari dan menemukan solusi agar tetap dapat melanjutkan produksi pada masa perang berakhir. Di sebuah pabrik di kota Biella, terciptalah skuter motor yang prototipenya dibuat oleh Ir. Renzo Spolti bersama stafnya. Skuter ini diberi nama MP5 (Moto Piaggio 5), sedangkan para buruh menyebutnya “Donal Bebek”. Namun ternyata Enrico Piaggio kurang menyukai prototipe itu. Karena itulah ia mempercayakan Corradino D’Ascanio untuk mempertimbangkan lagi dan membuat sesuatu yang berbeda dan lebih maju baik dari segi teknis maupun desain. D’Ascanio tidak melakukan perubahan pada skuter Donal Bebek itu, tetapi ia menciptakan kendaraan yang sama sekali baru, yaitu Vespa!
Sebelum Vespa, skuter Donal Bebek itu sempat diproduksi sekitar 100 buah. Saat ini skuter itu sangat diminati dan dicari oleh para kolektor seluruh dunia.

1945 MP 6 Prototype

Pada bulan April 1946, sepeda motor ringan dan serbaguna ini diperkenalkan untuk pertama kalinya kepada publik di sebuah perkumpulan pemain golf di Roma. Di perisainya terpasang logo Piaggio baru untuk pertama kalinya, menggantikan lambang pesawat yang ada di sana sebelumnya.
Majalah “Motorciclismo” dan “La Moto” memuat skuter baru ini sebagai cover majalah mereka dan langsung menimbulkan rasa penasaran, keterkejutan dan bahkan, skeptisme di masyarakat.
50 buah berasal dari pabrik di Pontedera sekaligus ditawarkan pada acara launching resminya. Pemasaran Vespa, pada bulan-bulan pertama dilakukan melalui jaringan dealer mobil Lancia. Pada tahun pertama telah memproduksi 2.484 buah. Inilah awal petualangan skuter yang paling terkenal di dunia. Harga model ini adalah £55.000, sedang versi deluxe dijual dengan harga £66.000.

1946 Vespa 98

Pada seri kedua, Vespa 98 diproduksi sebanyak 16.500 buah. Terlihat perbaikan yang signifikan dibanding pendahulunya, baik dari segi estetika maupun teknis-fungsionalnya. Bagian depan tak lagi memiliki bukaan pintu dan ukurannya diperkecil agar penggantian roda lebih mudah. Ini karena pada masa seusai perang, kondisi jalan sangat buruk sehingga mudah terjadi kebocoran ban. Tuas starternya memiliki bentuk yang lebih ergonomis sehingga lebih mudah dioperasikan. Selain itu terdapat perubahan ukuran dan bentuk lampu-lampunya.
Warna silver metaliknya mengingatkan kita pada pesawat Piaggio. Majalah-majalah yang terbit saat itu mengabarkan bahwa untuk dapat memiliki Vespa 98, peminat harus menunggu (inden) hingga delapan bulan. Akibatnya muncul pasar gelap sehingga Vespa dijual dua kali lipat dari harga resminya, yaitu £55.000 untuk model basic dan £61.000 untuk model mewah.

1947

Populasi “swarm silver” yang memenuhi jalan-jalan di Italia mendatangkan ide di benak Enrico Piaggio untuk memproduksi kendaraan yang lebih agresif, mampu berakselerasi dengan cepat dan menjadi kampiun diluar karakter Vespa kebanyakan. Hasilnya adalah Vespa 98 yang berhasil merebut gelar terbaik di Monte Mario hill climb di 1947 dengan ditunggangi oleh Joseph Cautriumphs. Vespa 98 Corsa (sirkuit) dibuat untuk memenuhi kebutuhan akan kecepatan di berbagai kompetisi dan merepresentasikan inovasi dan teknologi yang diimplementasikan Vespa di setiap produknya. Body hand made yang dicangkok di atas frame baja dengan mount tube dab suspense di kanan, rem tromol serta lubang ventilasi udara di belakang untuk mendinginkan kerja mesin merupakan inovasi paling canggih saat itu. Belum lagi sistem transmisi 3-speed, switch di setang hingga tipe karburator Garde 17 mm plus laburan warna merah, menjadi sangat imajinatif, dari awal kelahiran sang “Lebah” hingga saat ini.


1949 Vespa 125 Circuito

Pada akhir tahun 40an, produsen sepeda motor besar beranggapan bahwa cara terbaik untuk mengiklankan kendaraan mereka adalah dengan mengikuti lomba yang diadakan di sejumlah kota. Tujuannya adalah untuk mendekatkan masyarakat umum pada sektor otomotif sehinga bisa menambah pelanggan-pelanggan baru yang potensial. Piaggio juga merancang serangkaian skuter sirkuit seperti produk tahun 1949 ini yang sejak awal dirancang untuk tujuan tersebut. Selain untuk iklan, Vespa Circuito 125 juga berguna sebagai uji coba untuk menguji produk baru yang kemudian diterapkan pada produk-produk standar.
Vespa balap, dibuat sepenuhnya manual oleh spesialis dari Divisi Eksperimen (R&D) Piaggio dan digunakan dalam berbagai perlombaan sampai pertengahan tahun 50an. Skuter ini dikendarai oleh pembalap terkenal seperti Dino Mazzoncini dan Giuseppe Cau. Khusus Giuseppe Cau, dia memenangkan perlombaan dengan menggunakan kronometer di Catania-Etna pada tahun 1950 dan keluar sebagai juara pertama di kelasnya (125cc), menempati urutan ketiga dalam klasemen keseluruhan dibelakang Guzzi dan Benelli.


1950 Vespa Monthlery

Untuk mempromosikan citra sporti Vespa, Piaggio memerintahkan tim ahlinya untuk lebih fokus pada pencatatan rekor dengan tujuan untuk mengabadikan tradisi keunggulan dalam penelitian yang sudah dicapai perusahaan ini sebelum perang.
Pada tanggal 7 April 1950 di sirkuit Montlhery, Perancis, dalam 10 jam pengujian dengan tiga pembalap yang bergantian, Vespa memenangkan 17 buah rekor dunia. Termasuk dalam catatan waktu (rata-rata 134 km/jam) dari 100 mil, (rata-rata 129,7 km/jam) dari 500 mil, (rata-rata 123,9 km/jam) dari 1.000 km (rata-rata 124,3 km/jam) dalam waktu 10 jam dan jarak 1.049 km.
Dengan kendaraan yang sangat mirip dengan ini ( Vespa 125 ‘circuit’ dengan bingkai paduan dari tahun 1949), pembalap Mazzoncini juga memperoleh hasil yang cemerlang pada lomba di sirkuit. Di antaranya adalah kemenangan di kelas sirkuit skuter di Genoa (Italia) yang merupakan tantangan antara Vespa dan Lambretta.



1951 Siluro

Pada tahun 1951, Vespa memecahkan rekor paling bergengsi yakni “speed skiing” pada tanggal 9 Februari, antara 10 dan 11 km jalan raya Roma-Ostia.
Mesin Vespa dengan dua piston yang berlawanan (daya 17,2hp dan 9500 rpm), yang dirancang oleh Corradino D’Ascanio dan penguji kendaraan Mazzoncini Dino, memecahkan rekor “speed skiing” dan mencatat waktu 21.04 detik, dengan rata-rata 171,1 km/jam. Mesin ini memiliki dua crankshafts yang saling terhubung dengan roda gigi yang dipisahkan pada dua buah ruang pra-tekan dengan dua karburator, asupannya dikendalikan piston di sisi magnet dan knalpotnya dikendalikan oleh piston sisi carter (gambar Piaggio 31.767). Pendingin cairnya berada di sisi kiri.


1953 125 U
 
Vespa ini hanya diproduksi 7.000 buah. Skuter Vespa U adalah salah satu yang paling dicari oleh para kolektor. Dibuat pada tahun 1953 sebagai model ekonomis.
Huruf “U” adalah singkatan dari utilitaria (serbaguna), karena model ini memang dibuat untuk menyaingi Lambretta. Harganya dipatok 110 dollar. Untuk pertama kalinya Vespa yang dibuat di pasar Italia memiliki lampu di setang dan bukan di mudguard depan.


1955 Vespa 150 side car

Vespa sidecar dibuat antara tahun 1948-awal 1949, ditengah-tengah keberhasilan yang diraih mesin 125 baru. Vespa model ini dibuat setelah melalui penelitian yang seksama. Skuter ini memiliki sespan tunggal yang didukung coil spring, sehingga lebih stabil dan nyaman untuk perjalanan jauh.
Pada akhir tahun 1954, Piaggio pertama kali meluncurkan Vespa 150 silinder yang juga dirancang untuk side car dengan mengedepankan garis-garis aerodinamis dan keanggunan.
Side carnya terbuat dari baja, dipasang secara manual dan dihubungkan dengan Vespa melalui sebuah tabung yang merupakan solusi unik dari Piaggio. Selain itu, gear boxnya juga diganti untuk mempermudah saat melalui jalanan yang tidak rata.
Performanya mendapat banyak pujian, bahkan di medan bersalju dan lereng curam sekalipun. Model side car memadukan kenyamanan melaui penambahan windshield dan bagasi di punggung belakang, serta keamanan dan kepraktisan yang merupakan jaminan nama ‘Vespa’.

1956 Vespa 150
Pada tahun 50an, departemen pertahanan Perancis memberi tugas kepada penerima lisensi Piaggio di Perancis (ACMA) untuk membuat sebuah kendaraan untuk penggunaan militer. Hasilnya adalah Vespa yang sangat khusus, yang diproduksi sekitar 600 buah dari tahun 1956-1959 di pabrik milik ACMA di Fourchambault, Perancis.
Vespa TAP digunakan pada Legiun Asing dan Korps Parasut, dapat diturunkan dengan parasut dan dilengkapi dengan senapan 75mm (tanpa recoil), 6 amunisi, 2 kaleng bahan bakar dan sebuah gerobak kecil. Diproduksi dalam dua warna kamuflase yaitu; hijau dan warna pasir.
Meskipun beratnya 115 kg, performa Vespa TAP tidak berkurang. Bahkan ia bisa mencapai kecepatan 66km/jam, dalam kisaran 200km saat digunakan dalam kondisi yang sangat luar biasa dan tidak umum.




Sumber


Kamis, 08 November 2012

Menyuarakan Penderitaan PSK, Mantan Guru Beri "Layanan" Gratis

"Saya yakin, banyak yang berpikir aku ini gila, cukup gila."

Seorang aktivis perempuan memiliki cara sendiri untuk menyoroti penderitaan para pekerja seks komersial dan seks aman, yakni dengan menjadi pekerja seks.


Aktivis perempuan itu bernama Ye Haiyan dan berasal dari China. Ye juga adalah seorang blogger. Dalam sebuah wawancara dengan The New Paper, Minggu kemarin, Ye mengungkapkan apa yang dianggapnya benar. Saat dihubungi, Ye sedang berada di Guangxi.


Ia berbicara dalam bahasa Mandarin dan terkadang dicampur dengan Bahasa Inggris. Ia menjawab pertanyaan dengan santai dan sesekali terdengar tawanya yang menggoda.

Ye yang berusia 37 tahun adalah seorang janda dengan satu orang putri yang sedang tumbuh remaja.

"Saya adalah orang pertama yang berani secara terbuka, mengakui bahwa saya adalah seorang pekerja seks," ujarnya.

"Saya yakin, banyak yang berpikir aku ini gila, cukup gila," imbuhnya.

"Ya, cukup gila untuk menjadi aktivis dan sukarelawan sebagai seorang pekerja seks selama tiga hari, menawarkan seks bebas bagi para pekerja migran di Ten Yuan Brothel, di Wuhan, Provinsi Hubei," terangnya.

Wuhan adalah wilayah komersial di kawasan China tengah dan memiliki banyak pekerja migran.

"Saya bisa memahami perasaan orang-orang, hanya karena prostitusi bukan bagian dari percakapan sehari-hari," kata mantan guru Sekolah Dasar itu.

Ye bermaksud menciptakan kesadaran para pekerja seks untuk melihat lebih jauh kehidupan mereka.

Eksperimen beraninya itu telah menjadikan namanya banyak diberitakan media dan dianggap merupakan sebuah sensasi. Sejumlah media, termasuk The Economist bahkan telah memaparkan kisah kehidupannya.

Ye mengaku menyebut dirinya 'Yan Hooligan' yang berarti identik dengan perempuan nakal.

"Apa yang aku lakukan bukan agenda tersembunyi. Aku hanya percaya ketidakadilan harus dilawan oleh kelompok yang tertindas dan sudah begitu lama," ujarnya bersemangat.

Sebagai catatan, Ye pernah ditangkap sebanyak tiga kali karena menganjurkan legalisasi prostitusi.

Intinya, Ye ingin semua mata memandang, jika orang lain harus memandang kehidupan para pekerja seks komersial dan dapat menerimanya di masyarakat.

Pada Januari lalu, sebelum Tahun Baru Imlek, Ye menawarkan seks gratis untuk empat orang, berusia antara 18 dan 50 tahun di Wuhan. Ia rela menempuh jarak 17 jam dari rumahnya demi aksi gilanya itu. Pemilihan Wuhan karena ia melihat, di sana terdapat sejumlah rumah bordil dengan menawarkan seks murah.

Ya Tuhan.. Pesawat kita pake isolasi!!

"Oh my God, they’re duct-taping our plane!!"
Itu bukan sandiwara radio . Tp umpatan kaget Brad Bisallion, seorang penumpang American Airlines Flight 1203 (Toronto to Dallas/Fort Worth), pas melihat dr jendela ternyata ada bagian mesin pesawat yg ditumpangi-nya telah diisolasi.


Kontroversi tsb banyak terjadi di seluruh dunia, karna oleh orang awam seperti kita pasti terasa horor ketika melihat pemandangan itu.
Tp dlm dunia penerbangan hal itu lumrah, karna isolasi yang dipake bukan isolasi biasa (duck tape) tp isolasi khusus namanya Speed Tape.



Speed Tape adalah pita perekat yg diciptakan khusus untuk industri penerbangan. Gunanya untuk melakukan perbaikan kecil (minor repair), yaitu menahan atau menyatukan komponen2 yang dirasa kurang kuat sampai perbaikan permanen dapat dilakukan.

Produk ini terbuat dari alumunium yang telah didesain sangat kuat (extremely durable) dengan standarisasi dari otoritas penerbangan.
Ketika pesawat terbang dengan ketinggian sangat tinggi dan dlm kondisi yang sangat dingin "isolasi" ini akan sedikit menyusut tanpa mengurangi kerekatannya, dan berlaku sebaliknya bila dalam kondisi sangat panas seperti dalam penerbangan di cuaca tropis "isolasi" ini akan sedikit melar tanpa terlepas.

Speed Tape awalnya dibuat untuk keperluan militer, dan dalam perkembangannya "isolasi" ini akhirnya dapat juga digunakan utk penerbangan komersial dan pribadi, bahkan sering juga dipake dlm perlombaan balap mobil seperti Nascar dan Indy.

Dalam Perang Vietnam, baling2 (rotor blades) helikopter yang rusak (tertembak atw mo patah) pada diselotip sementara dengan Speed Tape ini lho.
Isolasi ini biasa disebut 600 mph tape, tp U.S. Air Force lebih terbiasa menyebut isolasi ini sebagai "thousand mile an hour" tape.

Berminat ? Harganya US$ 38.95 untuk yang lebarnya setengah inch dan panjang 60 yard (beli di Aviall, toko khusus peralatan aviasi di Amrik). Kalo di Indo blm tau dmn nyarinya..






















Ketika perbaikan dalam waktu singkat (emergency) dibutuhkan, Speed Tape yang memang sesuai dengan namanya itu akan beraksi!!

 Jadi kalo suatu waktu anda naik pesawat yg udah di"isolasi" ga usah terlalu kaget ya. Yg penting berdoa dulu sebelum pergi kemanapun.

 Sumber

Rabu, 07 November 2012

6 Cara tahanan kabur dari penjara

Dinginnya lantai penjara sepertinya membuat para tahanan tak betah berlama-lama. Berbagai cara dilakukan untuk bebas sebelum waktunya.
Tercatat ada beberapa kejadian tahanan yang kabur dari penjara. Namun ada yang apes saat kabur kepergok dengan petugas.

Berbagai modus dilakukan oleh para penjahat, mulai dari menjebol teralis, hingga memakai cadar layaknya seorang wanita muslimah.

Kejadian seperti ini seharusnya menjadi evaluasi aparat kepolisian. Jika memang ada anggota yang terlibat harus diberi sanksi tegas.


1. Pakai cadar

 
 Ilustrasi

Aparat kepolisian dari Polda Metro dan tiga anggota Densus 88 yang berjaga di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya dikelabuhi teroris. Rocki Aprisdianto (29) berhasil kabur dengan memakai cadar.

Saat kejadian Selasa (6/11), ada 23 pembesuk. Padahal saat itu Rocki tidak termasuk dari terpidana yang dibesuk. Kuat dugaan jika pelarian itu sudah direncanakan.

Rocki merupakan terpidana kasus terorisme yang telah dihukum enam tahun penjara. Rocki merupakan teroris jaringan Klaten yang berperan merekrut calon pengantin.



2. Kabur dibantu ibu

Seorang tahanan narkoba di Polsek Metro Sawah Besar melarikan diri pada 20 April. Ervin Nuryadi kabur dengan dibantu ibunya saat jam besuk tahanan.

Tiga petugas yang berjaga saat itu lalai. Penjaga tersebut kemungkinan mengira kedatangan ibunda Ervin itu hanya kunjungan biasa.

"Saat jam besuk. Mereka ngobrol-ngobrol setelah itu hilang dua-duanya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto.


3. Jebol teralis


6 Cara tahanan kabur dari penjara
Enam tahanan narkoba di Polres Metro Tangerang Kota kabur dengan cara menggergaji teralis sel tahanan. Peristiwa itu terjadi pada 16 Agustus 2011 lalu. 

Keenam tahanan tersebut adalah Ari, Riko, Ariyanto, Tio shop lie, Jumadi dan Budisal. Saat kejadian hanya ada tiga orang petugas yang berjaga. Petugas terkejut melihat ventilasi udara di kamar mandi sudah berlubang.

Akibat kejadian ini petugas itu terancam sanksi jika terbukti lalai. "Jika lalai saat bertugas, sudah jelas mereka akan diberikan sanksi," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Tavip Yulianto kala itu.



4. Jebol plafon

Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas 2 A Pemuda Tangerang, Banten, dikejutkan dengan kaburnya enam tahanan. Mereka ditahan, dua tahanan anak pesantren, satu tahanan anak blok B 1, dan tiga tahanan blok D
Tahanan itu kabur melalui toilet di blok B tahanan lapas pemuda Tangerang. Mereka lebih dulu menjebol plafon di blok B, lalu berjalan beriringan melewati genteng lapas. Peristiwa itu terjadi 5 Juni 2011.

Selanjutnya dengan menggunakan sarung yang diikat, keenam tahanan itu memanjat tembok teralis besi. Setelah berhasil, mereka kabur melalui selokan yang jaraknya 70 meter dari menara penjagaan.



5. Lompat pagar

 6 Cara tahanan kabur dari penjara
Kabid Humas Polda Papua AKBP I Gede Sumerta Jaya mengatakan, saat ini pihak Polres Kabupaten Jayawijaya tengah melakukan pengejaran terhadap empat orang tahanan yang melarikan diri dari lembaga pemasyarakat.

Pihak Lapas Wamena telah meminta bantuan kepada pihaknya untuk melakukan pencarian keempat tahanan yang kabur dengan cara melompat pagar tersebut. Tahanan yang kabur merupakan nara pidana kasus makar, pembunuhan dan pencurian, serta dua orang yang kabur tersebut merupakan tahanan titipan kejaksaan negeri setempat.

Keempat tahanan yang kabur tersebut melarikan diri dengan cara memanjat atau melompat pagar pembatas Lapas Wamena pada Jumat (2/11) sekitar pukul 03.45 WITA. Mereka mengikat kain sarung panjang ke tembok pembatas Lapas saat sipir (penjaga Lapas) tidak memperhatikan, kemudian melarikan diri ke arah hutan.



6. Jebol tembok kamar mandi

Dua orang tahanan Polsek Setu, Bekasi, Dede dan Atang sempat bernapas lega karena berhasil menghirup udara bebas setelah membobol tembok kamar mandi. Namun sial, saat hendak kabur keduanya dipergoki petugas yang sedang berjaga.

Dede yang menceburkan diri ke danau berhasil ditolong dan diselamatkan Polisi setelah melakukan pencarian sekitar satu jam. Setelah itu Dede dilarikan ke RS Polri untuk menjalani perawatan.


 Sumber


Teknologi Gorilla Glass Layar Kaca Anti Gores

Teknologi Gorilla glass dikembangkan oleh perusahaan manufaktur kaca bernama Corning yang berbasis di Amerika. Pabrik pembuatan kaca Gorilla Glass sendiri terletak di Harrodsburg, Kentucky Amerika dan Shizuoka Jepang. teknologi layar kaca anti gores bukan barang baru dan sudah dikembangkan sejak tahun 1950-an.

Saat itu laboratorium milik Corning mulai melakukan penelitian untuk membuat lempengan kaca yang tipis namun memiliki kekuatan yang tinggi.
Gorilla Glass menjanjikan beberapa kemampuan yang tidak dimiliki oleh jenis kaca sebelumnya. Selain itu Gorilla Glass juga sanggup menghadirkan layar dengan ukuran yang terbilang tipis yaitu berkisar antara 0,5 mm hingga 2 mm. Meski tipis dan terasa ringan, kaca ini tetap kuat.





  1. Sejarah Corning Gorilla glass






1851

Corning Glass Work didirikan oleh Amory Houghton, di Somerville, Mass, awalnya sebagai Bay State Glass Co, kemudian pindah ke Williamsburg, Brooklyn, New York, dan dioperasikan sebagai Flint Brooklyn Working Glass. Perusahaan ini pindah lagi ke rumah utama dan senama, kota Corning, New York, pada tahun 1869 di bawah kepemimpinan putra pendiri, Amory Houghton, Jr.

 Amory Houghton:

1879

Sejarah panjang inovasi Corning dimulai dengan pengembangan kaca pembungkus lampu pijar temuan Thomas Alfa Edison. Penemuan ini sangatlah populer hingga pada tahun 1908, penemuan ini menyumbangkan setengah dari kekayaan bisnis Corning.

lampu pijar:


1908

Eugene Sullivan bergabung dengan Corning dan menciptakan laboratorium penelitian industri untuk mendorong inovasi dalam pembuatan kaca.Di bawah kepemimpinannya, Corning menjadi sangat terkenal dengan penelitian dan pengembangan kaca.

Eugene Sullivan:

1912

Corning mengembangkan kaca tahan panas untuk kereta api sinyal lentera, suatu bahan yang sama digunakan untuk membuat gelas ilmiah Pyrex dan peralatan masak.
 pyrex:

1926

Dua Ilmuwan Corning menciptakan Machine Ribbon, yang dapat menghasilkan 400.000 bola lampu setiap 24 jam. Masih digunakan hingga saat ini, mesin meningkatkan efisiensi produksi bola lima kali lipat dan menurunkan harga bohlam.
 Machine Ribbon:


1947

Dengan metode spin-casting, perintis Corning memproduksi secara massal Katoda Tabung-Ray untuk televisi, yang dapat mengurangi biaya TV. Selama dua dekade, Corning mendominasi pembuatan tabung untuk TV baik hitam-putih dan warna.
 spin-casting:


1952

Dengan ketidaksengajaan melakukan overheating pada sekumpulan kaca, seorang ilmuwan Corning menciptakan sebuah material anti pecah yang mirip porselen yang disebut Corningware.
Corningware:


1961

Kaca jendela untuk pesawat ruang angkasa pertama berawak Amerika Serikat, Freedom 7 dan Liberty Bell 7, dibuat oleh Corning. Corning menjadi pemasok jendela untuk setiap kapal NASA, termasuk Orion..
Freedom 7:

Liberty Bell 7:


1983

Corning memperkenalkan Optical Fiber atau serat optik yaitu helai kaca yang dapat mengirimkan sinyal telekomunikasi dengan sempurna pada kecepatan cahaya. Saat ini, Corning merupakan satu-satunya produsen serat optik di Amerika Serikat.
serat optik:


1984

Corning mengomersialisasikan LCD kaca, yang dibuat menggunakan proses yang ditemukan oleh perusahaan 20 tahun sebelumnya. Bisnis LCD kaca Corning menyediakan lebih dari setengah dari layar kaca untuk elektronik dan juga merupakan setengah dari keuntungan perusahaan
 LCD:


2. Proses Pembuatan Gorilla GlassGorilla Glass dibuat melalui proses peleburan bahan pembuat kaca dengan tingkat ketelitian yang tinggi. Pengerjaannya dilakukan secara otomatis, sehingga mampu mendapat hasil permukaan kaca yang bersih, halus, rata dan jernih. Hebatnya lagi, Gorilla Glass dibuat tanpa proses grinding dan polishing.. Selain itu, Gorilla Glass diolah melalui proses penukaran ion.Yaitu proses pemberian kekuatan pada kaca secara kimia. Caranya, kaca dicelupkan pada wadah papas yang berisi bahan garam leleh pada suhu 400°C.
Selanjutnya ion sodium dalam jumlah kecil akan terlepas dari kaca dan akan digantikan dengan ion potassium dalam jumlah yang lebih banyak yang berasal dari lelehan garam. Ion potassium ini selanjutnya akan melapisi kaca dan akan ditanam bersamaan dengan mendinginnya suhu kaca tersebut. Sehingga menghasilkan lapisan yang berfungsi layaknya 'baju baja' pada kaca..

Proses penukaran ion ini juga yang membuat Gorilla Glass dapat dibuat dalam ukuran yang tipis tapi tetap kokoh. Ukurannya yang tipis membuat Gorilla Glass tidak akan mengurangi respon sensitif pada layar sentuh. Keunggulan lain dari Gorilla Glass, yaitu bahannya mudah dibersihkan. Misalnya terhadap sidik jari, minyak atau debu, dan tanpa meninggalkan goresan. Gorilla Glass juga diklaim ramah lingkungan, karena tidak terbuat dari bahan besi berat yang bisa membahayakan lingkungan.
Gorilla Glass juga mampu menyuguhkan tampilan layar yang jernih dan tajam, sehingga ideal bagi image HD (High Definition) dan 3D (3 dimension).
 
 Sumber  

Selasa, 06 November 2012

Wow Kisah Mengerikan Para Astronot

Berawal dari peluncuran satelit sebesar bola basket pada 4 Oktober 1957, Sputnik 1, Uni Soviet memulai apa yang disebut sebagai "Space Age" yang mengubah dunia. Sejak saat itulah, penjelajahan luar angkasa dilakukan, termasuk mengirim manusia ke luar bumi.




Tak semua misi berhasil, beberapa di antaranya berujung tragedi. Lupakan soal campur tangan alien, meninggalkan atmosfer Bumi sendiri sudah berbahaya.

Ada sejumlah episode mengerikan, aneh, dan tidak masuk akal yang terjadi. Berikut sejumlah cerita mengerikan yang terjadi di luar angkasa:


1. Bangkai mahluk hidup di luar angkasa

Sebelum akhirnya berhasil mengirimkan para kosmonot dan astronot, eksplorasi luar angkasa mengorbankan banyak nyawa binatang. Monyet, anjing, dan simpanse.

Sementara ide mengorbankan hewan di "altar" ilmu pengetahuan mungkin tidak tepat, namun fakta ada banyak hewan jenis simian dan canine yang mati di luar angkasa menjadi cerita mengerikan.

Ini menimbulkan banyak teori bahwa mungkin ada lusinan hewan yang menjadi mumi yang hingga saat ini masih membuat putaran orbit. Hal yang sama bisa jadi juga menimpa manusia.


2. Risiko jadi makanan serigala

Tak hanya ketika menembus atmosfer, para penjelajah luar angkasa juga menghadapi risiko saat mendarat ke bumi. Seperti yang dialami Alexei Leonov, kosmonot Uni Soviet.Pada 18 Maret 1965, ia berhasil menjadi manusia pertama yang berjalan kaki di luar angkasa atau extra-vehicular activity (EVA).

Karena mengalami kebocoran udara dan sejumlah material yang kaku, ia buru-buru masuk kembali ke dalam kapsulnya. Sebuah usaha yang susah payah, karena ia harus menurunkan tekanan pakaian luar angkasanya dan risiko berebut masuk dalam kapsul.

Saat pesawat berhasil kembali ke Bumi, ia mendarat di Pegunungan Ural, di mana Leonov dan komandannya dipaksa menunggu pasukan penyelamat di tengah lolongan serigala lapar.


3. Toilet mengerikan

Pada 5 Mei 1961, Alan Shepard memakai popok dewasa saat mengangkasa menggunakan Freedom 7. Namun, fasilitas kamar mandi di pesawat Apollo jauh lebih buruk, sebelum perbaikan signifikan dilakukan. Dalam misi Mercury, Gemini, dan Apolo, para kru secara faktual mengenakan kapsul.

Mereka hidup di tempat duduk mereka, melakukan segala sesuatu yang personal di sana, seperti makan, tidur, buang air kecil, apapun. Urin dikumpulkan dalam wadah yang menempel pada tubuh, kantong mirip kondom yang punya tiga pilihan: kecil, sedang atau besar.

Untuk buang air besar, para astronot pertama menempelkan tas plastik pada bagian bokong. Saat selesai membuang hajat, ia akan menutup tas tersebut, meremas-remasnya, mencampur cairan pembunuh bakteri dengan kotoran di dalamnya. Meski dalam kacamata para insinyur ini adalah cara efektif, namun untuk para astronot, sangat mengerikan.


4. Dekompresi

Ini adalah salah satu fakta mengerikan dalam perjalanan luar angkasa. Dekompresi. Semua kru Soyuz 11 yang berjumlah tiga orang, Vladislav Volkov, Georgi Dobrovolski dan Viktor Patsayev, tewas akibat penurunan tekanan ketika mempersiapkan diri untuk kembali ke bumi. Ini adalah kematian pertama manusia yang terjadi di luar angkasa.

Sebelumnya, seorang teknisi Johnson Space Center, Houston menceritakan pengalamannya mengalami dekompresi ketika berada di ruangan hampa udara. Ingatan terakhirnya sebelum kesadaran adalah sensasi kelembaban dalam lidahnya mulai mendidih.

Hingga saat ini belum ada kesepakatan di kalangan ilmuwan tentang gejala dekompresi mendadak, namun ada di antara kemungkinan itu adalah daging yang membengkak, darah yang menguap, bola mata pecah, dan paru-paru meledak.


Sumber

MENGHANCURKAN MITOS KEHEBATAN PEDANG DAMASCUS




Sudah dari dulu gatel melihat banyaknya rumor kehebatan pedang damaskus beredar dimana-mana seolah pedang ini sangat maha sakti dan bisa memotong apapun. Masalahnya semua informasi yang beredar isinya Cuma copy paste dan tidak satupun yang memberikan literatur ilmiah yang bisa dipertangungjawabkan. Isinya sama dengan cerita keris bisa membelah batu, atau pedang jepang (pedang samurai) bisa memotong laras meriam seperti memotong keju







Mari kita bahas lebih jauh dan detail mengenai mitos ini. Karena secara umum masyarakat memandang pedang damaskus sebagai pedang super dan kehebatannya didukung fakta sejarah sebagai berikut :

Di masa perang salib :

1. Pedang damaskus jauh lebih hebat (lebih tajam, lebih keras, lebih fleksibel) daripada pedang eropa yang menjadi lawannya

2. Pedang damaskus dapat membelah perisai pelindung ksatria eropa dan memotong pedang mereka dengan mudah, karena itu ksatria perang salib kalah

3. Banyak ksatria eropa membayar sangat mahal untuk mendapatkan pedang super ini

4. Ada fakta historis mengenai seorang ksatria perang salib dan ksatria Saracen (muslim) yang mengetes senjatanya. Pedang dua tangan (two hander) ksatria perang salib sanggup memotong sebuah gada besi, sementara ksatria muslim melempar syal beludru ke udara dan memotongnya dengan scimitar damascusnya


Two handed sword

Scimitar


Keterangan-keterangan diatas sering diulang2 di internet dan secara umum dianggap benar … mari kita bahas satu per satu :

1. Superioritas pedang damaskus :

Ini adalah mitos paling ramai dibicarakan, yang sayangnya sangat kurang fakta historis sebagai pendukung klaim ini. Mari kita lihat data historis, laporan dari Al-Kindi, Nasir ad Din ad-Tusi, Ibn-Miskawaiah, al-Biruni, dimana mereka semua malah melaporkan hebatnya kualitas baja eropa yang menjadi bahan pedang lawan mereka
(Sumber : Hilda Roderick Ellis Davidson: The Sword in Anglo-Saxon England: Its Archaeology and Literature. Boydell & Brewer Inc; Reprint © 1998 (page 114-118)
Lebih jauh, Ad-Tusi menulis bahwa pedang kaum Frankish di pertengahan awal abad 13 dinilai 1000 dinar mesir, dan Al Biruni bahkan menyebutkan bahwa “baja oriental tidak dapat bertahan dalam musim dingin eropa” … hmmm tampak tidak super super superior nih pedang

Kekerasan pedangnya.
Menurut J.D. Verhoeven dan Carlo Panseri, bilah pedang wootz asli (antic) dites berkisar di kisaran 35 – 40 HRC, sementara pedang eropa di masa yang sama dites menghasilkan rata-rata 50 HRC
(Source, juga baca buku dan karya ilmiah dari A. Williams).
Kenyataannya, karena tingginya kadar fosfor dalam bilah pedang wootz, malah semakin meragukan bahwa bilahnya bisa sangat keras tapi sekaligus tidak rapuh (fosfor membuat bilah rapuh)

Ketajaman.

Sekali lagi, tidak ada bukti historis atau metalurgis yang menunjukkan bahwa baja wootz lebih tajam daripada baja lainnya. Walaupun diambil bahwa wootz mentah memiliki kandungan karbida tinggi (keras), dan bisa memberikan efek sisi seperti gergaji pada mata potong pedang, efek ini tidak akan berguna banyak melawan baju baja atau baju besi ksatria perang salib waktu itu

Kelenturan.

Menurut buku “Damascus Steel” oleh Manfred Sachse, baja modern berperforma terbaik dibanding bahan lain, termasuk wootz. Tes yang dilakukan oleh Rick Furrer juga tidak mengindikasikan bahwa wootz adalah baja super. Dan tidak ada sumber sejarah yang kredibel yang secara jelas menyebutkan bahwa wootz / pedang damaskus melebihi kekuatan pedang kaum Frankish di masa itu

2. Pedang damaskus dapat membelah perisai pelindung ksatria eropa dan memotong pedang mereka dengan mudah


Semua pandai besi profesional tahu bahwa memotong pedang dan armor seperti mentega hanyalah mitos film buatan Holywood, muncul di film-film silat asia dan demam pedang samurai. Tidak ada satupun catatan sejarah bahwa mail armor kaum Frankish dipotong seperti mentega. Yang ada malah laporan bahwa anak panah tertancap di mail armor ini dan tidak bisa menembusnya (Bahā'al-Dīn, "The Life of Saladin" (Ch. CXVII), in What Befell Sultan Yusuf, by Abu el-Mehasan Yusef ibn-Rafi ibn-Temun el-Asadi). Dan tentu saja tidak ada catatan resmi bahwa pedang eropa dapat dipotong seperti mentega juga


Tes yang dilakukan oleh Alan Williams dalam "The Knight and the Blast Furnace" (p. 927) menunjukkan bahwa dibutuhkan energy sangat besar untuk mengalahkan mail armor, rumusnya (1/2 x berat x kecepatan), lucunya ketajaman tidak dimasukkan sama sekali sebagai faktor. Yang dibutuhkan hanya kombinasi kecepatan dan berat. Ketajaman super dan berat yang luar biasa malah tidak berguna dalam kasus ini

3. Banyak ksatria eropa membayar sangat mahal untuk mendapatkan pedang super ini

Kalau menurut cerita ini, mestinya banyak sekali pedang Damascus di Eropa sebelum abad 15, karena ksatria berlomba membeli pedang super ini, minimal ada beberapa di museum atau penemuan arkeologis

Masalahnya sampai hari ini tidak ada satupun – ini secar alogis malah menjelaskan bahwa sedikit sekali atau hampir tidak ada bilah oriental Damascus yang dimpor pada abad 11 – 13 (masa perang salib)

Alan Williams menemukan pedang yang sepertinya dibuat dari baja lipat persia http://gladius.revistas.csic.es/inde...wnload/218/222
... tapi pedang tersebut umurnya diketahui sebagai buatan sebelum dimulainya perang salib dan ditempa dengan cara eropa. Kadar fosfor di bilah tersebut sangat rendah, kekerasan bervariasi di banyak titik, tapi tertinggi mencapai 48 HRC, yang menunjukkan bahwa pedang ini ditempa dengan cara eropa, tapi mungkin menggunakan baja dari oriental (timur)

Juga tidak ada fakta sejarah kredibel yang menunjukkan bahwa pedang gaya timur disukai di masa itu

4. Ksatria perang salib vs Ksatria Saracen

Sepertinya bisa dikatakan bahwa ini adalah dasar dan akar dari semua mitos mengenai pedang damaskus. Masalahnya cerita awalnya ini bukan fakta sejarah, melainkan NOVEL berjudul “TALISMAN” karya Walter Scott

Dalam novelnya, Walter Scott menceritakan kisah fiksi tentang pertemuan Saladin dengan Richard I, dimana mereka berdua mendemonstrasikan pedang “fiksi” mereka.
Tidak ada bukti bahwa Richard I dan Saladin pernah bertemu satu sama lain kecuali di medan perang tanah suci



Okelah … mari kita coba ikuti dulu kisah novel ini … anggaplah pertemuan ini bener terjadi di tahun 1189 – 1192 (masa Richard I melawan Saladin)

Ada masalah besar disana, bahwa pedang two handed (dua tangan) dan scimitar belum ada di masa itu seperti yang dibayangkan oleh Walter Scott

Pedang dua tangan (two handed sword) muncul baru di tahun 1250 an, dan Scimitar baru muncul di abad ke 16. Walter Scott bahkan menjelaskan pedang Saladin yang jelas bukan dibuat dari wootz

Yang paling parah adalah dia tidak melihat fakta sejarah bahwa bangsa arab, sama seperti bangsa Eropa menggunakan pedang lurus bermata dua sampai dengan abad ke 14 untuk menghadapi musuh berbaju zirah

Perhatikan contoh di bawah ini




KESIMPULAN

Yang kita punya Cuma cerita novel dari Walter Scott dan opini umum bahwa senjata buatan Eropa di masa itu kalah jauh dari pedang timur (oriental).

Anehnya tidak ada sumber sejarah kredibel untuk mendukung klaim diatas. Yang ada malah sebaliknya, kaum arab menghargai baja kaum Frankish – sama dengan mereka menghargai pedang wootz damaskus mereka

Jadi kesimpulan yang masuk akal adalah KEDUANYA berkualitas bagus, tapi bukan pedang super

Dan ironisnya, tidak ada bukti sejarah bahwa Damaskus pernah menjadi pusat kerajinan logam yang penting di Timur, dimana pedang-pedang terbaik dibuat

Pedang Eropa abad ke 12 dibuat ringan, tajam dan efisien, sama dengan pedang lawan mereka dari timur. Jadi cerita bahwa pedang damaskus adalah pedang super HANYA MITOS SAJA
Jangan bandingkan pedang eropa di masa itu dengan pedang murah produk masal abad ke 19, ya memang jauh …

Pada akhir kata, saya masih heran juga bagaimana sebuah NOVEL bisa diterima sebagai FAKTA HISTORIS



Sumber

Bom Terbesar yang Pernah Diledakan di Bumi

Pada tanggal 10 Juli 1961 Sekjen Soviet Nikita Khrushchev memulai suatu proyek bom nuklir terbesar yang pernah dibuat manusia. Khrushchev menyetujui proyek ini di saat situasi tegang di era perang dingin, bersamaan dengan mulai dibangunnya tembok Berlin 13 Agustus 1961.
Tsar Bomba adalah sebuah bom hidrogen tiga stage berkekuatan 50 megaton yang daya ledaknya setara dengan 10 kali seluruh bom yang diledakkan pada Perang Dunia II termasuk bom-bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki.


Bom hidrogen tiga stage ini, seperti halnya bom-bom hidrogen lainnya, menggunakan bom fisi primer untuk memicu sebuah termonuklir sekunder, dan kemudian menggunakan energi dari ledakan yang dihasilkan untuk memicu termonuklir tambahan yang jauh lebih besar. Fakta menunjukkan bahwa Tsar Bomba memiliki sejumlah stage ketiga-nya dan bukan hanya satu yang sangat besar.





Awalnya bom monster tiga stage ini didesain berkekuatan 100 megaton, tapi resiko sampah radioaktif-nya terlalu besar. Untuk membatasi sampah radiasi, stage ketiga, dan mungkin juga stage kedua, memiliki sebuah tamper dari timah dan bukannya tamper fusi uranium-238 (yang dengan hebat bisa memperbesar reaksi melalui proses fisi atom-atom uranium dengan neutron-neutron cepat dari reaksi fusi). Hal ini menghilangkan proses fisi cepat dengan neutron-neutron stage fusi-nya, sehingga diperkirakan 97% dari total energi yang dihasilkan berasal dari proses fusi sendirian (berarti pula menjadi bom nuklir paling "bersih" yang pernah dibuat, yang menghasilkan sampah radioaktif paling kecil). Hal ini sangat dihargai karena kebanyakan sampah radioaktif dari suatu test bom nuklir akan mengganggu populasi makhluk hidup.







Komponen-komponen bom ini didesain oleh sebuah tim yang dipimpin oleh Julii Borisovich Khariton dan beranggotakan Andrei Sakharov, Victor Adamsky, Yuri Babayev, Yuri Smirnov, dan Yuri Trutnev.







Tsar Bomba diterbangkan ke lokasi pengujiannya oleh sebuah Tu-95V yang telah dimodifikasi dan terbang dari Kola peninsula dengan pilot Mayor Andrei Durnovtsev. Pesawat ini ditemani sebuah Tu-16 Observer yang bertugas memonitor kondisi udara dan mendokumentasikan pengujian bom ini. Keduanya dicat dengan cat khusus untuk menimalisir panas.



Bom yang dibawa memiliki berat 27 ton ukurannya demikian besar dengan panjang 8 meter dan diameter 2 meter hingga Tu-95V harus memiliki pintu khusus dan merelakan tanki bahan bakarnya dipindahkan. Tsar bomba di pasangkan pada sebuah parasut seberat 800 kg untuk menghambat laju jatuhnya agar kedua pesawat masih bisa terbang menjauhinya 45 km dari ground zero.



Tsar Bomba diledakkan pada tanggal 30 Oktober 1961 pukul 11:32 di atas Mityushikha Bay yang merupakan lokasi pengujian bom (Sukhoy Nos Zone C), sebelah utara Arctic Circle di Novaya Zemlya Island, Laut Arctic. Bom ini dijatuhkan dari ketinggian 10,5 km dan didesain untuk meledak pada ketinggian 4 km di atas permukaan tanah dengan menggunakan sensor barometrik.







Ledakannya sangat spekatakuler. Meski diledakkan di udara, bola apinya hingga mencapai permukaan bumi dan mendekati ketinggian pesawat peluncurnya. Tekanan dahsyat di bawah titik ledaknya mencapai 300PSI, 6 kali tekanan puncak bom atom Hiroshima. Kilauan cahanya sangat terang hingga terlihat pada jarak 1000 km, meskipun langit mendung. Pengamat bahkan masih bisa merasakan efek thermal pulse dari jarak 270 km.


 bom di Hiroshima sih gak ada apa apanya dibanding Tzar Bomb.      



Sumber